Bentuk Kebudayaan Islam

Menurut para ahli kebudayaan , cakupan budaya adalah spiritual (pengalaman rohani), intelektual (wawasan keilmuan), sikap artistik (rasa keindahan) yang dihasilkan oleh masyarakat, termasuk tradisi, kebiasaan, adat, moral, hukum dan hubungan sosial. Dari pemaparan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kebudayaan Islam adalah spiritual, intelektual, sikap artistik, tradisi, kebiasaan, adat, moral, hukum, dan hubungan sosial yang dihasilkan oleh Nabi Muhammad saw. dan masyarakat Islam dari waktu ke waktu.

Dari uraian tersebut jika kita bahasakan dalam istilah sehari-hari yang sudah biasa kita kenal, maka bentuk atau wujud kebudayaan Islam itu dapat berupa sebagai berikut.

1. Bidang politik dan pemerintahan

Pola kepemimpinan dalam Islam baik ketika rasulullah masih hidup maupun ketika beliau sudah meninggal terus berkembang, hal ini melandasi dasar keimanan seseorang terhadap Allah dan rasulnya. Corak kepemimpinan pada masa Khullafaaurrasyidin, pasti berbeda dengan corak kepemimpinan pada masa Dinasti Bani Ummayyah, dan pada masa Dinasti Abbasiyah.

2. Bidang sosial dan ekonomi

Islam mengajarkan umatnya untuk memiliki etos kerja yang tinggi. Ekonomi adalah modal dasar untuk membangun umat agar tetap melanjutkan nilai-nilai perjuangan menegakkan syariat Islam. Rasulullah adalah seorang pedagang yang jujur, beliau telah mencontohkan kepada kita bagaimana cara mengembangkan wawasan perekonomian pada waktu di Mekkah dan Madinah.

3. Bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan

Rasulullah mengajarkan bahwa menuntut ilmu hukumnya wajib bagi laki-laki dan perempuan, dalam Islam pendidikan merupakan hal yang sangat penting. Masa keemasan pada Dinasti Abbasiyah telah menunjukkan betapa Islam telah mampu memberikan sumbangan berharga untuk kemajuan pengetahuan peradaban manusia.

4. Bidang seni (seni suara, seni musik, seni tari, seni rupa, dan seni arsitektur).

Kebudayaan manusia akan terus berkembang dari waktu ke waktu, bukan dalam bidang seni membaca Al-Qur’an saja yang masuk dalam kategori seni suara, seni musik pun berkembang pesat seperti rebana, kasidah, nasid. Seni tari seperti tara ala Sufi, tari Saman dan seni rupa seperti kaligrafi Al-Qur’an dan seni arsitektur atau seni bangunan.

A. Kata sejarah dalam bahasa Arab disebut tarikh yang berarti bulan di langit. Menurut bahasa, tarikh berarti sebagai berikut.

  • Penentuan awal berita khusus berdasarkan masa
  • Perhitungan waktu
  • Penentuan waktu terjadinya peristiwa secara tepat

B. Pengertian sejarah menurut istilah ilmu yang membahas peristiwa-peristiwa manusia di masa lalu.

C. Pengertian sejarah kebudayaan Islam adalah suatu ilmu yang mempelajari hasil karya, rasa dan cipta orang-orang Islam di masa lalu.

D. Sejarah merupakan jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini. Sejarah juga merupakan tempat belajar bagi para generasi masa kini agar dapat memandang ke masa silam, melihat ke masa kini, dan menatap ke masa depan.

E. Tujuan dan manfaat mempelajari sejarah kebudayaan Islam adalah untuk mengetahui bagaimana karya, rasa, dan cipta orang-orang Islam di masa lalu agar kita dapat memperoleh pengalaman mengenai peristiwa-peristiwa sejarah kebudayaan Islam di masa lalu, untuk mengetahui teori-teori sejarah kebudayaan Islam, dan untuk menumbuhkan kedewasaan berpikir.

F. Bentuk atau wujud kebudayaan Islam itu adalah sebagai berikut.

  • Bidang politik dan pemerintahan
  • Bidang sosial ekonomi
  • Bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan

Bidang seni (seni suara, seni musik, dan seni tari, seni rupa dan seni arsitektur atau seni bangunan).

About these ads

Tentang apachemask

Terus belajar untuk mencari sebuah kebaikan...
Tulisan ini dipublikasikan di Sejarah Kebudayaan Islam dan tag . Tandai permalink.