19 Orang Ditahan Karena Siapkan Kudeta

ANTANANARIVO – Pasukan keamanan di Madagaskar menahan 19 orang, karena dicurigai bersekongkol melakukan kudeta, terbaru dalam serangkaian persekongkolan kudeta yang melanda ibu kota pulau Samudra India dalam beberapa minggu belakangan ini.

Letkol Rene Lylison, kepala satuan keamanan yang melakukan penangkapan mengemukakan kepada wartawan rencana mereka itu adalah menyerang kediaman perdana menteri pada Senin (19/4/2010).

“Itu adalah serius. Beberapa perwira telah mempersiapkan kudeta untuk membunuh para pemimpin Madagaskar. untungnya, kami mampu mencegah usaha itu,” katanya.

“Tujuan mereka adalah untuk membunuh dan memecah belah militer,” katanya.

Kegelisahan meningkat di Madagaskar menyangkut pemerintahan Presiden Andry Rajoelina, mantan wali kota Antananarivo yang merebut kekuasaan dengan bantuan tentara pada Maret 2009.

Uni Afrika memberlakukan sanksi terhadap Rajoelina dan 108 pendukungnya Maret tahun ini karena gagal membentuk satu pemerintah persatuan dengan tiga kelompok oposisi utama negara itu.

Para pengamat mengatakan beberapa pejabat tinggi militer geram terhadap kegagalan Rajoelina untuk mengakhiri krisis itu dan memulihkan peraturan konstitusi.

Pada 12 April, militer memberikan presiden itu sampai akhir April untuk mengusulkan satu jalan keluar yang dapat diterima untuk menyelesaikan krisis politik dan mengakhiri ketidaktentuan yang melanda investasi asing dan menyebabkan ekonomi mengalami krisis.

Perpecahan dalam pemerintah Rajoelina juga muncul. Pada awal April, presiden Rajoelina memecat Menteri Angkatan Bersenjata Jendral Noel Rakotonandrasana karena menunjukkan ketidak percayaan. Tetapi Rakotonandrasana menolak melepaskan jabatannya.

Tidak jelas siapa yang berada di belakang kelompok kudeta, walaupun beberapa perwira angkatan darat dan sejumlah warga sipil telah ditahan. Lylison mengatakan penangkapan mungkin akan dilakukan lagi.

Tentang maskapache

Terus belajar untuk mencari sebuah kebaikan...
Pos ini dipublikasikan di Hukum Dan Kriminal dan tag . Tandai permalink.