Muhtadi Asnun Pengin Satu Sel Bareng Misbakhun

JAKARTA – Ketua majelis hakim perkara Gayus Tambunan, Muhtadi Asnun resmi menginap di sel tahanan Bareskrim Mabes Polri. Namun, Muhtadi menginginkan dirinya ditahan satu sel bersama Mukhammad Misbakhun.

“Dia minta berkumpul dengan orang PKS Misbakhun karena kawan dari Jawa Timur,” kata pengacara Muhtadi, Firman Wijaya kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (8/5/2010) malam.

Muhtadi sendiri ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penerimaan hadiah (gratifikasi) dari Gayus Tambunan saat menangani perkara di Pengadilan Negeri Tangerang. Dari hasil pemeriksaan di Komisi Yudisial, Muhtadi mengaku menerima Rp50 juta sehari sebelum pembacaan putusan Gayus pada 12 Maret lalu.

Sementara Misbakhun adalah tersangka kasus L/C fiktif. Penyidik Polri menduga politisi PKS itu memalsukan dokumen pendukung saat mengajukan kredit ke Bank Century. Sama seperti Muhtadi, sejak 26 April lalu, anggota Komisi VI DPR itu juga harus meringkuk di balik sel tahanan Mabes Polri.

Selain meminta satu sel bersama Misbakhun, Firman menambahkan kliennya juga menolak ditempatkan satu sel bersama tahanan atau narapidana yang pernah diurus perkaranya di PN Tangerang. “Saya minta keselamatan beliau,” kata Firman.

Dalam perkara Gayus, Polri telah menetapkan delapan tersangka terkait dugaan praktik makelar kasus yakni, Gayus Tambunan, Kompol Arafat, AKP Sri Sumartini, Haposan Hutagalung, Lambertus Palang Ama, Arif Kuncoro, Andi Kosasih, dan Syahril Djohan. (frd)(hri)

Tentang maskapache

Terus belajar untuk mencari sebuah kebaikan...
Pos ini dipublikasikan di Hukum Dan Kriminal dan tag . Tandai permalink.