3. Kerajaan Kaling di Jawa Tengah.

Bangsa Cina dan India dalam pergaulan dengan bangsa Indonesia – abad yang lalu telah menulis berita-berita Cina tentang kerajaan Kaling di Jawa Tengah ini.

Menurut Cina kerajaan Kaling ini namanya Ho-Ling. Kerajaan Kaling atau Ho-Ling ini berdiri pada abad ke-7, di Jawa Tengah. Pusat Kerajaan Kaling ini di perkirakan berada disekitar Jepara, pantai Utara Jawa Tengah.

Rajanya seorang putri namanya Putri Shima. Kerajaannya sangat kaya, rakyatnya hidup makmur dan tentram. Pemerintahannya sangat keras, Raja menghendaki agar supaya rakyat Kaling benar-benar menjadi orang-orang yang jujur, tidak memandang siapapun asal bersalah dihukum sesuai dengan perbuatannya.

Pada suatu hari raja menyuruh seorang untuk meletakkan pundi-pundi emas dijalan, ternyata tidak seorangpun yang berani menyentuhnya apalagi mengambilnya. Pada suatu hari putera mahkota bernama Ktut Mas, juga lewat ditempat itu yaitu tempat dimana pundi-pundi itu diletakkan. Pundi-pundi itu disepaknya jauh-jauh serta diijak-injak. Apakah yang terjadi selanjutnya? Putri Shima marah, beliau memerintahkan agar supaya Putra mahkota dipenggal lehernya sebagai hukumannya.

Tetapi atas anjuran para menterinya hukumannya diubah sesuai dengan perbuatannya. Karena yang bersalah kakinya maka kakinya yang dipatahkan (dipotong). Menurut berita Cina yang ditulis oleh seorang pendeta Budha bangsa Cina yang bernama I-Tsing bahwa Wui-Ing telah menerjemahkan salah satukitab agama Budha Hinayana ke dalam bahasa Cina. Dalam hal ini ia bekerja bersama-sama dengan seorang pendeta dari kerajaan Kaling yang bernama Yanabadra.

Tentang maskapache

Terus belajar untuk mencari sebuah kebaikan...
Pos ini dipublikasikan di Sejarah dan tag . Tandai permalink.