3. Fungsi Rangka

Rangka atau tulang termasuk salah satu alat tubuh pada manusia dan hewan. Apa yang terjadi jika tangan dan kaki kita tidak memiliki rangka di dalamnya? Tentu kita tidak dapat berdiri tegak. Fungsi rangka bagi makhluk hidup, antara lain, menguatkan dan menegakkan tubuh, menentukan bentuk tubuh, tempat meletakkannya otot, dan melindungi bagian-bagian tubuh yang penting dan halus.

Menguatkan dan Menegakkan Tubuh

Bentuk rangka manusia sangat kokoh sehingga kita dapat berdiri dengan tegak, berjalan bahkan dapat berlari dengan cepat. Kita juga dapat mengangkat beban sampai batas tertentu karena ada rangka dalam tubuh. Coba bayangkan jika tubuh kita tidak ada rangkanya?.

Menentukan Bentuk Tubuh

Karena memiliki rangka, tubuh kita memiliki bentuk. Bahkan, bentuk tubuh juga dpat digunakan sebagai ciri seseorang. Kita dapat mengenali seseorang meski masih kejauhan dengan memperhatikan bentuk tubuhnya. Misalnya, tinggi, pendek, besar, kecil, dan sebagainya. Jika tubuh kita hanya terdiri atas daging saja, maka tubuh kita hanya menjadi tumpukan daging saja. Dapatkah kamu membayangkannya?.

Tempat Melekatnya Otot

Otot berfungsi menggerakkan anggota badan. Otot melekat pada rangka. Jika tubuh kita tidak memiliki rangka, maka otot tidak memiliki tempat melekat. Otot bekerja sama dengan rangka melakukan suatu gerakkan. Ketiadaan salah satunya menyebabkan yang lain tidak berfungsi.

Melindungi Bagian Tubuh yang Penting dan Halus

Rangka merupakan bagian tubuh yang paling keras. Sifatnya yang keras berfungsi untuk melindungi bagian dalam tubuh yang rapuh. Rapuh disini berarti mudah terluka, rusak, atau hancur karena benturan benda keras.

Contoh rangka yang melindungi bagian dalam tubuh yang rapuh, antara lain, rangka kepala melindungi otak, mata, telinga, hidung, dan saluran pernapasan bagian atas,rangka rongga dada melindungi paru-paru, jantung, dan alat pencernaan dan alat reproduksi. Karena pentingnya bagian-bagian tubuh tersebut, maka berhati-hatilah saat bermain. Jangan memukul tubuh dengan benda keras atau tajam.

 

“Panjang Sumsum tulang belakang dewasa sekitar 43 cm dan tebalnya 2 cm. Sumsum tulang belakang berhenti tubuh pada usia sekitar 4 atau 5 bulan.”

Tentang maskapache

Terus belajar untuk mencari sebuah kebaikan...
Pos ini dipublikasikan di Ilmu Pengetahuan Alam dan tag . Tandai permalink.