KEBERAGAMAN DAN PERKEMBANGAN SENI DI INDONESIA

Tuhan telah menciptakan berbagai jenis makhluk hidup berupa tumbuhan, manusia, dan hewan. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan telah diberi karunia akal untuk berfikir, berkreasi, dan sebagainya. Dengan akal manusia dapat mengembangkan berbagai kemampuan untuk menciptakan karya yang bernilai tinggi. Salah satu karya manusia adalah seni. Tahukah anda apa yang dimaksud dengan seni?

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, seni adalah kemampuan akal untuk menciptakan sesuatu yang bernilai tinggi. Dengan demikian seni adalah suatu hasil karya manusia yang mempunyai keindahan dan dapat dinikmati serta dirasakan oleh manusia.

Menurut William A Haviland seni adalah produk jenis prilaku manusia yang khusus penggunaan imajinasi secara kreatif untuk membantu kita dalam menerangkan, memahami, dan menikmati hidup. Dengan gagasan seni yang sempurna nilai-nilai estetis yang ada dalam kebiasaan manusia dapat teraktualisasi. Misalnya kita dapat melihat pertunjukkan teater budaya demi kepuasan estetis saja.

S. Graham Brade-Birks dalam Concise Encyclopedia of General Knowledge, menyatakan bahwa dalam arti luas, seni adalah pelatihan akal-budi untuk menghasilkan karya yang menyenangkan bagi kesadaran manusia. Ini termasuk ungkapan imajinasi visual dari benda-benda, seperti patung, lukisan, dan gambar. Namun imajinasi juga menemukan ekspresinya dalam seni musik, drama, tari, puisi, dan arsitektur.

Dari definisi-definisi tersebut, dapat kita simpulkan bahwa seni merupakan ekspresi jiwa, ide, emosi, dan perasaan manusia. Seni terwujud melalui keterampilan atau daya kreativitas manusia dalam bentuk karya-karya yang bersifat indah (estetis) dan simbolis.

Selanjutnya seni dapat dibagi menjadi tiga bidang yaitu seni rupa, yang terdiri dari seni lukis, seni patung, dan seni ukir; seni sastra yang terdiri dari puisi dan prosa; serta seni pertunjukkan yang terdiri dari seni tari, seni drama/teater, dan seni musik.

Tentang maskapache

Terus belajar untuk mencari sebuah kebaikan...
Pos ini dipublikasikan di ANTROPOLOGI dan tag . Tandai permalink.